Oleh: AruM | 22 November 2016

Jek Marah

Arum'S Palace

Pengen senyum geli kl diingat. Anak itu pembelajar ulung. Dia bisa seketika membuat kita terperangah dengan ulahnya yang meniru orang orang terdekat tanpa kita tau dia itu kapan belajarnya. Sering kalau jengkel ama ulahnya saya bilang “ümi marah lho mas”, trus mlengos buang muka. atau marah trus diem aja, dia ngajak ngomong saya bilang “moh, umi jek marah”. Dan diluar dugaan itu semua dia rekam.

Tadi pagi beli snack buat pak tukang berdua ama Si Mas. Pas mo pulang dia pengen bonceng duduk dibelakang. Spontan uminya melarang. Dan dia langsung diem. Saya kira diemnya itu diem biasa. Pas dijalan saya tanya mo lewat mana cuma tangannya aja yang diacungkan menunjuk arah sambil bilang “Jek Marah”. Pengen ketawa langsung sebenernya. Tapi harus dihargai ekpresi emosinya. Jadi ketawanya saya tahan. Sambil mbujuk bilang minta maaf nglarangnya agak mbentak, umi belum bisa mboncengin Mas di belakang. Eh dia tetep buang muka dan tetep…

Lihat pos aslinya 73 kata lagi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: