Oleh: AruM | 16 Oktober 2011

Ini mimpiku… Mana Mimpimu….

Terlahir sebagai wanita. Yang mana menurut kirata basaI nya adalah wani ing tata. Berani menata/mengatur hidupnya, kehidupan rumah tangganya. Dulu dalam pikiran kalau dah jadi pegawai kayaknya hidup dah tenang. Dapet duit rutin tiap bulan. Tapi setelah sekarang dijalani kayaknya makin berat kalau Cuma mengandalkan penerimaan yang tap bulan. Tapi bingung juga mo ngapain.

Dari sebuah forum yang kuikuti ada seorang ibu yang menjadi motivator. Dia sama sepertiku. Ibu bekerja. Tapi dia super kreatif. Sampai anaknya memuji, “bunda hebad, meskipun bunda tidak mengantarku kesekolah, tapi bunda bisa memberikanku/membuatkanku apa yang tidak bisa dibuat oleh ibu yang lain” yah, ibu itu emang terkenal kreatif. Dari memasak, menulis, menjahit, berdagang, dia bisa semua. Banyak ibu-ibu yang bertanya apa resepnya. Gimana cara bagi waktunya.

Ibu itu yang sering disebut Master memberikan tips tipsnya. Yang penting ada kemauan. Pikirkan kemauan itu selalu. Trus apa yang bisa kita perbuat. Kalau jawabannya tidak ada mustahii kita tidak bisa ngapa ngapain. Coba pikirkan waktu kecil kita suka main apa. Kalau saya suka main masak masakan ama jual jualan…  dari situ kita bisa mengembangka bakat kita. Kita asah bakat kita sedikit sedikit.

Saat bakat kita sudah muncul pikirkan bisnisnya. Kalau belum direalisasikan pikirkan terus sampai terekam diotak kanan. Dan lama lama akan ketemu jalan. Nah dari sinilah muncul impian saya. Saya ingin buka warung kue. Karena hobi saya masak. Mungkin dimulai dari membuat kue2 kecil n jumlah sedikit. Bawa ke kantor, kenalkan ke ibu ibu, kalau ada yang punya acara boleh memesan. Trus titipkan ke warung2 dekat rumah. Setelah agak berkembang buka toko kue. Menerima pesanan.

Saat sudah berkembang jangan lupakan rezeki orang. Kata bang Ippho Santosa tingkatkan bagian rezeki orang lain. Kalau biasanya kita menyisihkan 2,5% saja coba tingkatkan lagi sampai minimal 10%nya. Karena Allah akan menggantinya lebih banyak lagi. InsyaAllah amiin.

Masih pesan si Master, lupakan sakit kita, kerjakan apa yang masih bisa kita kerjakan sebelum waktu membatasi ruang gerak kita. Yang penting kita Punya impian terlebih dahulu. Semoga Allah memberikan jalannya. Amiin.


Responses

  1. Sekarang dines dimana? Apa masih ditangerang, mbok dikenalin suaminya🙂

    • masih mba… suamiku kl kesini sebentar thok… suami kan di purworejo…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: