Oleh: AruM | 19 Februari 2011

Maaf Tidak Pakai Undangan

Undanganku Mana?

Bingung mau nulis apa. Sebenernya belum mud mau nulis, tapi daripada tiap saat ada yang bertanya tentang sesuatu dan saya berulang ulang menjawab, ya lebih baik saya tulis disini saja.

Bukan karena saya sombong, atau melupakan teman atau saudara, sehingga saya tidak memberitahukan pernikahan saya. Tapi karena kejadiannya mendadak. Ya diluar dugaan saya kalau sekarang status saya sudah menjadi Istri orang.

Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah yang menyetujui. Begitu dengan saya da keluarga, merencanakan pernikahan saya pada tanggal 4 Maret 2011. Tapi Allah menetapkan lain. Saya ditetepkan menikah tanggal 1 Februari.  Semua terjadi mendadak. Mungkinkah ada hubungannya dengan nama panggilan suami saya dirumahnya? (dadak)…

Senin 31 Januari pukul 18.30, ibunda tercinta telah dipanggil kembali ke hadirat Allah, rasanya sedih, karena malam itu saya sedang diperjalanan. Sepanjang jalan hanya bisa meneteskan airmata da sesekali tersedu, karena saya pulang sendiri naik bis. Pagi pukul 06.30 saya baru nyampai dirumah. Makin sedih saat melihat ada tenda biru. Dan begitu nyampai halaman langsung dijemput sama kakak kakak dan saudara.

Pukul 08.30 suami (yang waktu itu masih calon) datang dengan maksut takziyah. Tak berapa lama kami berdua dipanggil sama paman. Ditanyai, mau tidak kalau nikah hari itu. Mumpung masih ada ibu, meskipun sudah tidak bernafas. Kalau tidak mau juga tidak dipaksa. Suami menunggu rombongan keluarganya untuk minta ijin. Tak lama keluarga suami dating, dan menyetujui kalau kami nikah dihari itu.

Pencatat pernikahan desa menghubungi Penghulu, kebetulan hari itu tidak sedang ada pernikahan. KUA mensyaratkan ada surat numpang nikah dari suami. Dan kebtulan lagi suami sudah mengurus hari senin, karena rencana kami hari jumat tanggal 4 februari mau mendaftar ke KUA. Suami pulang mengambil surat kelengkapan. Dia pun sudah kurang konsen, sampai tak sempet ngabari saudara2 yang lain.

Pukul 11 suami dah nyampai rumah saya lagi. Pukul 12 petugas KUA datang dan langsung disiapkan tempat ala kadarnya disamping jenazah. Saya dinikahkan oleh kakak laki2 saya. Dan Pukul 12.15 acara dah selesai. Dan saya InsyaAllah dah resmi jadi Istri dari Mas Musadat.

Hanya keikhlasan doa yang saya harapkan dari teman2, saudara semuanya. Maaf kalau saya tidak memberikan kabar apalagi mengundang. Waktu 3 jam, sambil melihat kenyataan ibu saya sudah tidak ada, dan tamu dirumah banyak. Sekali lagi maaf kalau pernikahan saya terkesan diam diam.

Untuk acara walimah dirumah saya tidak ada. Kmaren hanya sedikit syukuran kepada tetangga dekat. Saya tak merasa tak sanggup kalau menerima tamu saat walimah dirumah tanpa ibu saya. Dan acara walimah dirumah suami juga belum jelas. Karena ayah mertua (bapaknya suami) sedang kurang sehat.

 

 


Responses

  1. Undanganku mana? *kabur *siap ditimpuk

    • undanganmu? cetak dewe, tak kasih alamat undangan online sing murah ya….
      nek undanganku sesuk arep tak tempel nang dinding wae, ben dadi apik dindinge…

  2. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrohmah…
    Selamat ya mba Tulus….

    • aamiin… makasih ya Rin…

  3. Wah selamat lus.. Maap aku ga dtg kesono.
    Semoga menjadi istri n ibu yang solehah.

    • gpp wi… makasih doanya…

  4. Manusia hanya bisa berencana, Allah yang menentukan.
    Barokalloh ya de, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrohmah, aminn

  5. Bukti kalau jodoh,hidup dan mati ditangan Allah..selamet yah mba buat pernikahannya.. Semoga langgeng smpe kakek nenek😀

  6. Barokallohulakum…

  7. […] Tepatnya tanggal 1 Februari 2011 pukul 12.00, Alhamdulillah saya telah resmi menjadi suami. *mohon maaf, tidak memberitahukan sebelumnya kepada teman-teman dan kerabat*. Qadarullah..diluar rencana semuanya. Allah telah memilihkan di hari itu. Ada perasaan sedih dan bahagia pada hari tersebut. Cerita ringkasnya dapat dibaca di blog istri saya […]

  8. Barakallahu laka wabaraka alaika, wa jamaa bainakuma fi khoir…
    Selamat ya lus.. semoga barokah….🙂

  9. barakallahu lak wa jama’ana baina huma fi khair

  10. ada award nih ay.. kerjain yah😀
    http://akhsa.wordpress.com/2011/03/14/dapat-award-truly-blogger-from-indonesia/

  11. assalaamu’alaykum…
    salam kenal mbak Arum zaujatu pakde sadat..
    *nambah kenalan aah.. ^^

    • Wa’alaykumsalaam… Salam knal balik…

  12. بارك الله لك و بارك عليك و جمع بينكما في خير

    baarakallahu laka, wa baaraka‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khair..

    • Amiin… Jazakallahu khairan katsir…

  13. waah/..semoga ketabahannya semakin meningkat yach ukh…

    • Amiin… Makasih ukh…

  14. Baarakallahu laka, wa baaraka‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khair..
    Afwan baru lihat.
    Semoga Allah Ta’ala mengampuni dosa ibu dan menerima amal shalihnya.
    Aamiin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: