Oleh: AruM | 25 September 2010

Yang tak pernah berubah dari Hujan

Sabtu 25-09-2010

Tanggal tua, habis lebaran, habis mudik, habis pula tabungan (curcol). Olehkarena itu aq ndak pergi kmana mana. Dikosan aja. Sebenarnya buka karena itu aja alasannya. Karena males kmana mana. Tadinya ada rencana jalan ma teman, tapi ga jadi, dah jalan semalem. Jadi inget lagu bujangan. Begini nasib jadi bujagan, kmana mana asalkan senang tiada orang yg melarang… Intinya gitu kali ya… Pada engga juga, dari dulu orang tua ndak pernah melarang saya. Saya diberi hak penuh untuk menentukan apapun asal dapat dipertanggungjawabkan.

Hujan turun siang siang. Hal yang membuatku senang. Aq sangat menikmati suara gemericik hujan diluar. Gemericiknya tetep sama dari jaman aku kecil. Jaman masih bisa kumpul denga keluarga lengkap. Ada aq anak bungsu dari tiga bersaudara, 2 kakakku , bapak dan mamak. Ya seneng banget dulu kalau pas hujan turun, pas keluarga kumpul. Meskipun hawa jadi dingin suasana rumah penuh kehangatan.

Ya, mamak akan menyediakan makanan yang anget2 buat dinikmati bersama. Kadang ngrebus jagung, kadang ubi rebus kadang goring, atau makanan lainnya yang mudah dicari dan dimasak dikampung. Kalau lagi ga ada makanan kami akan memainkan mainan monopoli bersama. Ya betapa senangnya kala itu. Kadang mainan ulartangga atau mainan dam daman (maaf susah menjelaskannya, mungkin hanya ada di daerah grabag aja mainan itu, soalnya kalau sepupu dari Jakarta dating juga ga bisa diajak main mainan itu)..

Hari ini yang sama hanya suara gemericik air yang turun ke atap. Suasana pelengkap itu kini hanya jadi kenangan. Bapak dah teneng di sisiNya (semoga, amiin), kakak pertama dirumah suaminya, kakak kedua di bekasi, aku sendiri ada disini sendiri, dan mamak dikampung bersama Nur. Semoga aq bisa menemani mamak.

Teriring doa untuk bapak (kangen, seneng semalam bisa mimpi lihat bapak), doa untuk mamak semoga sehat selalu sampai semua anak anak mu memperoleh kehidupan seperti dalam doa doa yg selalu engkau panjatkan. Amiin…


Responses

  1. Semoga ia tenang di sisi-Nya… amiin…🙂

    semangat sist!!!
    ko jd sedih gini gw…. hufff….

    • Amiin…
      Semangat kok…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: